Monday, 9 July 2018

Sakit pinggang sungguh menyiksa siapa saja yang mengalaminya. Sakit pinggang paling banyak pada usia produktif. Penyumbang terbesar dari faktor resiko dari suatu pekerjaan.
Sakit pinggang umumnya dapat hilang timbul. Bahkan dapat menjadi keadaan yang memburuk hingga menghambat aktifitas. Berdasarkan teori impairment dalam fisioterapi, sakit pinggang dapat menimbulkan problema gangguan gerak dan fungsi tubuh yang berdampak pada keterbatasan aktivitas fungsional atau functional handicap terutama dalam aktivitas sehari-hari seperti duduk, berdiri, berjalan, olahraga, membersihkan diri, toileting, dan bekerja.

Sakit pinggang sendiri bukanlah hal remeh. Beberapa pengalaman orang akan pergi ke tukang urut untuk mengobati keluhannya dan atau meminum pain killer. Kedaan sakit pinggang harus mendapat perhatian medis karena ada banyak hal di balik sakit pingganh tersebut. Seperti yang kita ketahui bahwa sakit pinggang hanyalah sinyal bahwa terdapat suatu permasalahan di pinggang itu sendiri. Permasalahan tersebut bisa pada jaringan atau organ di area pinggang tersebut.

Pekerjaan dengan mengharuskan seseorang untuk duduk lama di depan komputer, mengangkat dan atau memindahkan barang, berdiri terlalu lama, menyetir lama, dan  pekerjaan dengan mobilitas tinggi. Individu dengan tingkat resiko pekerjaan yang memungkinkan mengalami sakit pinggang sebaiknya perlu melakukan preventif yaitu
1. Melakukan peregangan otot di sela beraktivitas duduk atau berdiri lama seperti latihan peregangan otot-otot tubuh seperti di bawah ini






2. Setiap bekerja selama 2-3 jam rilekan tubuh
3. Atur posisi kerja di depan komputer dan atau bekerja di depan kasir denhan posisi yang ergonomis

Hal di atas untuk mencegah berbagai permasalahan pada tubuh saat bekerja. Praktisnya, bekerja terlalu lama dengan duduk atau berdiri statis dapat membuat otot postural menjadi lelah dan sirkulasi darah yang mengalir ke otot berkurang akibatnya otot postural semakin berat kerjanya. Kita perlu mencegah untuk kebaikan dan kesehatan tubuh kita sendiri karena kesehatan tubuh adalah investasi terbesar dalam hidup kita.

Sakit pinggang dapat berkurang dengan memakai korset, melakukan latihan peregangan, dan melakukan pengobatan secara medis. 


Anjuran terbaik untuk mencegah kelanjutan sakit pinggang yang hilang timbul yaitu sesegera mungkin melakukan pemeriksaan tubuh dan postur tubuh.


Semoga bermanfaat.



Saturday, 7 July 2018

Keseleo bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Bisa terjadi pada saat beraktivitas maupun berolahraga. Pada wanita biasanya karena mengenakan high heel atau saat menuruni tangga.



Keseleo menimbulkan dampak yang kompleks. Dalam dunia medis ada beberapa cidera jaringan yang terjadi pada saat seseorang mengalami keseleo yaitu pada ligament, otot, dan tulang.
Seberapa besarnya cidera yang dialami saat keseleo dapat diukur dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tenaga medis. Bila mengkhawatirkan diperlukan rontgen untuk memastikan apakah terjadi retak atau patah pada tulang. Berikut tanda dan gejala yang terjadi setelah seseorang mengalami keseleo;
1. Terjadi pembengkakan
Pada keseleo biasanya akan muncul pembengkakan di sekitar sisi luar atau dalam dari kaki. Pembengkakan ini terjadi karena adanya cidera pada jaringan seperti ligament atau otot pada kaki yang menimbulkan reaksi pelebaran pembuluh darah dan cairan di sekitarnya.
2. Nyeri
Nyeri muncul karena reaksi dari cidera pada jaringan ligament atau otot yang mengaktifkan serabut saraf nyeri sensoris dan motoris sehingga akan disertai dengan nyeri berdenyut yang tidak tertahankan dan bila kaki digerakkan akan semakin nyeri.
3. Peradangan
Peradangan merupakan istilah dari inflammasi yang ditandai dengan perubahan warna kulit (memerah), peningkatan temperatur pada jaringan yang mengalami cidera berupa rasa hangat, munculnya nyeri, pembengkakan, dan sulit menggerakan bagian yang cidera.

Pada saat kaki diistirahatkan terutama pada malam hari, keluhan nyeri akan meningkat tajam dimana disertai nyeri berdenyut. Hal ini terjadi karena terjadi shock pada jaringan sehingga impuls saraf penghantar nyeri bereaksi.

Adapun stadium cidera jaringan pada keseleo seperti gambar di bawah ini.




Gambar di atas menjelaskan bahwa ada 3 stadium terjadinya keseleo yaitu
- stadium 1 dimana terjadi micro trauma (cidera ringan yang merobek sedikit ligament)
pada stadium ini juga akan menimbulkan 3 reaksi gejala di atas namun dalam kapasitas cidera yang masih minimal, tetapi rasa nyeri dan bengkak lumayan terasa.
- stadium 2 dimana terjadi kerobekan minimal pada ligament yang menimbulkan pembengkakan dan peradangan yang cukup besar. Kerobekan minimal ini juga mempengaruhi jaringan otot yaitu terjadi tarikan pada otot dan memberikan rasa nyeri.
- stadium 3 dimana terjadi kerobekan komplit dari ligament yang menimbulkan peradangan dan pembengkakan besar sehingga mengganggu kemampuan menggerakkan kaki. hal ini harus segera mendapatkan pertolongan dokter untuk dioperasi penyambungan ligament.

Lalu bagaimana untuk memastikan apakah keseleo yang dialami apakah ada retak atau patah pada tulang dan ataukah terjadi kerobekan ligament komplit?
untuk membedakan keseleo yang masih dapat tertangani konservatif dan harus dengan bantuan medis dapat dilihat dari gejala yang menyertai pada keseleo yaitu level nyeri yang dirasakan, kesulitan berjalan, pembengkakan yang tidak wajar disertai lebam, dan peradangan yang parah. Anda harus segera menemui bantuan media untuk melakukan pemeriksaan dan mendapatkan penanganan.

Kemudian, untuk keseleo yang masih dapat ditangani secara konservatif dapat dilakukan dengan cara berikut:
1. Rest
Isirahatkan kaki yang mengalami keseleo untuk menghindari kerobekan jaringan makin luas
2. Ice
kompres bagian keseleo dengan es selama 15 menit, ulangi 2 jam sekali.
3. Compression
Balut kaki yang keseleo dengan bandage
4. Elevation
Tinggikan kaki yang keseleo pada posisi tidur dengan menyanggahnya menggunakan bantal lebih tinggi dari jantung.

Keselo yang ditangani dengan urut akan berdampak buruk yaitu
terjadi kerusakan jaringan pada bagian yang keseleo, meningkatkan reaksi peradangan dan meningkatkan pelebaran pembuluh darah, jika terjadi patah pada tulang dengan urut akan beresiko semakin retaknya perpatahan pada tulang, dan perbaikan keseleo yang memakan waktu lebih lama serta menyulitkan penyembuhan. Oleh karena itu mengurut bagian keseleo atau bahkan merendamnya dengan air hangat akan meningkatkan peradangan dan problem pada bagian kaki yang mengalami keseleo. Lakukan peanganan yang tepat untuk perbaikan yang baik dan tepat pula.


semoga bermanfaat.




Friday, 6 July 2018

Hallo sobat sehat..jumpa lagi dengan Physio Yuli disini. Kali ini saya akan membahas mengenai fenomena pria dan dompet syndrome. Apa kaitannya antara pria dan dompet syndrome ini?


Pembahasan dimulai dengan tatanan kebiasaan pada kaum pria yang menyimpan dompetnya di saku belakang celana. Apakah Anda salah satunya? Menyimpan dompet di saku belakang memang identik dengan pria eksekutif. Walau tidak semua memiliki kebiasaan yang sama. Menyimpan dompet di saku belakang terbilang memudahkan pria dalam melakukan berbagai aktivitas tanpa perlu merogoh tas untuk mencari dompetnya jika sedang bertransaksi di kasir. Hal ini terlihat umum.

Tetapi, tanpa Anda sadari bahwa kebiasaan menyimpan dompet di saku belakang celana dapat menyebabkan permasalahan pada bagian otot dan syaraf di daerah bokong.  Kenapa? Karena saat Anda menyimpan dompet di saku belakang, otomatis ketika Anda duduk, terjadi penekanan pada otot dan syaraf pada bokong. Selain itu dompet yang tebal akan menyebabkan penyimpangan tulang belakang ke arah S yang disebut scoliosis. Tentu saja kebiasaan yang dilakukan berulang ini dan bahkan setiap hari akan meningkatkan tekanan pada otot dan syaraf sehingga terjadi penebalan otot yang tertekan dan mengiritasi syaraf. Selanjutnya Anda akan mengeluh kebas atau sensasi tersetrum di sepanjang tungkai bawah Anda yang disertai nyeri pada area bokong. Maka aktivitas pun terganggu dengan keluhan tersebut. Anda akan sulit untuk duduk karena penekanan pada syaraf di bokong. selain itu ketika berjalan akan terasa sensasi nyeri dan tertarik sepanjang bokong hingga tungkai bawah.



Dompet syndrome dapat dialami siapa saja. Posisi duduk dengan dompet yang tersimpan di saku belakang menyebabkan iritasi otot dan syaraf. Hal ini tentu membahayakan. Penekanan yang berulang akan terus menghambat sirkulasi di area otot dan persyarafan. Oleh karena itu Anda perlu segera menghentikan kebiasaan ini.



Pencegahannya mudah sekali, cukup hilangkan kebiasaan duduk dengan dompet tersimpan di saku belakang celana. Bila Anda sudah mengalami keluhan ini Anda bisa menggunakan bantal berbentuk donat untuk mengurangi nyeri dan iritasi syarag pada bokong pada saat duduk.

Selain itu dapat dilakukan peregangan otot bokong dan syaraf, seperti latihan di bawah ini.



lakukan masing-masing latihan peregangan di atas sebanyak 10 kali dengan tahanan 10 detik pergerakan. Sebaiknya kedua gerakan latihan tersebut dilakukan rutin sebanyak 3 kali sehari dalam kurun waktu 1-2 bulan untuk meregangkan otot piriformis yang menekan syaraf ischiadicus.

Mencegah dan mengobati keadaan dengan segera jauh lebih baik sebelum keluhan tersebut menimbulkan penyimpangan postur yang mempersulit untuk koreksi penyimpangan postur tersebut.


Semoga bermanfaat




Wednesday, 4 July 2018

Hallo sobat sehat..

Pembahasan kali ini mengenai bahu yang nyeri dan kaku.



Di antara Anda apakah ada yang mengalami keluhan dengan ciri berikut ini
1. Bahu Nyeri dan sulit diangkat
Nyeri bahu yang terasa meningkat bila digerakkan bahkan sulit mengangkat lengan ke atas atau ke samping. Bahu terasa berat dan nyeri terkadang berdenyut.
2. Keluhan Bertambah di Malam Hari
Nyeri meningkat di malam hari saat jam tidur atau istirahat Anda. Nyeri disertai ngilu yang terkadang kebas. Sulit untuk tidur miring di sisi bahu yang sakit tersebut. 
3. Sela bahu/ arm pit lengket
Untuk ciri yang satu ini biasanya dimana ketiak Anda terasa lengket disertai nyeri berat saat bahu hendak diturunkan lurus ke bawah. Seolah lengan Anda terasa nyeri tertarik.
4. Keluhan bahu muncul setelah bangun tidur
Biasanya ketika Anda bangun tidur tiba tiba bahu Anda tidak dapat digerakkan,nyeri meningkat dan sulit digerakkan.

Apakah yang terjadi?
Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab


1. Radang sendi bahu
Tidak hanya usia tua saja yang mengalami, usia muda dengan faktor penggunaan sendi bahu yang berlebihan dan kurang asupan kalsium atau faktor imunitas juga bisa mengalaminya.
2. Cidera bahu
Biasanya terjadi saat olahraga atau cidera ulang repetitif pada aktivitas tertentu. Biasanya cidera bahu sering dialami oleh pemain bulu tangkis, pebasket, volley, dan sebagainya dan ibu rumah tangga yang sering membawa belanjaan terlalu banyak dan atau pada pria yang sering mengangkat beban berat atau olahraga gym dengan overload beban. Hal ini menyebabkan cidera kecil pada jaringan di otot, ligament, atau sendi pada bahu.
3. Post stroke
Pada post stroke nyeri bahu akan menyertai karena beban gravitas dari kepala sendi bahu pada lengan yang mengalami kelumpuhan. Hal ini menimbulkan perlengketan pada ligament dan sendi bahu sehingga sulit mencapai pergerakan bahu yang sempurna. 
4. Sering menahan lengan pada arm pit 
Prolonged position lengan arm pit yang repetitif karna menjepit barang di armpit dapat menyebabkan ketegangan otot-otot pada bahu dan sekitar arm pit. Hal ini memang agak membingungkan namun beberapa kali ada yang mengalami hal ini. Percaya atau tidak.

Nah, sebenarnya bahu Anda sedang tidak baik. Beberapa hal yang terjadi yaitu frozen shoulder, cidera jaringan suprahumeral, dan atau otot lain di sekitar bahu. 


Bagaimana untuk membedakannya? Hal ini hanya dapat diperiksa oleh fisioterapist ahli dan dokter spesialis syaraf dan orthopedi. Anda hanya perlu segera mendatangi salah satu ahli ini.
Jika Anda ke dokter biasanya akan diberikan suntikan dan beberapa obat sedangkan jika Anda ke fisioterapi akan ditangani dengan prosedur fisioterapi dan bila nyeri sangat akut biasanya akan diberikan pereda nyeri.

Lalu apakah keluhan ini akan memburuk?
Jawabannya iya jika Anda mengabaikannya. Sekali lagi, hal ini tidak dapat diabaikan dengam Anda pergi ke tulang urut. Ada baiknya segera memeriksakan kondisi bahu Anda.

Salam fisioterapist
Semoga artikel ini membantu... 

Halo sobat sehat..
Sudah lama kami tidak berbagi disini, kali ini kami akan membahas mengenai nyeri pinggang yang sudah sampai bertahun-tahun mengganggu Anda.



Sakit pinggang memang sulit diremehkan apalagi jika sudah dialami sampai beberapa tahun lamanya. Terkadang membaik sendiri dan terkadang bisa memberikan rasa sakit tidak tertahankan yang mengganggu aktivitas Anda. Pernahkah Anda mengalami dimana saat ingin pergi memeriksakan diri ke dokter malahan setelah nyeri pinggang itu hilang dan dokter mengatakan Anda terlihat baik-baik saja. Namun, ketika nyeri pinggang itu menyerang Anda, justru Anda tidak kuat pergi menemui dokter. Akhirnya Anda berakhir dengan keluhan yang tetap ada tetapi tidak dapat dipastikan kapan ia kembali menyerang Anda.


Baiklah, jika Anda mengalami keluhan seperti ini, pastikanlah beberapa hal yang harus Anda lakukan yaitu
1. Medical Check Up
Wajib bagi Anda untuk melakukan medical check up. Apa saja sih yang harus di medical check up?
- cek darah lengkap
- MRI tulang belakang Anda terutama daerah pinggang dan panggul
Medical check up bisa langsung dilakukan di laboratorium resmi dan atau melalui rujukan dokter umum atau spesialis jika Anda ingin menggunakan plafon asuransi Anda. Penting sekali melakukan medical check up ini untuk memastikan apa sebenarnya masalah di balik nyeri yang Anda rasakan. Tanpa menunggu nyeri itu kembali, Anda bisa segera mendapatkan jawaban atas pertanyaan Anda selama ini.

2. Pastikan kondisi keluhan tersebut
Apakah keluhan yang Anda alami selalu terjadi di kala Anda berkativitas dalam static position dan repeat activity dalam waktu yang lama seperti membungkuk dan memutarkan badan berulang selama beberapa jam untuk memindahkan barang atau melemparkan benda tertentu dalam pekerjaan rutin Anda? Duduk di depan komputer dalam waktu berjam jam dan atau menyetir dalam waktu yang lama? Bahkan tidur terlentang di kasur yang cekung hingga pagi? Perhatikan kondisi ini, jika Anda mengalaminya karena penyebab ini, sudah dipastikan keluhan Anda berkaitan dengan jaringan di tulang belakang Anda. Segeralah menghubungi fisioterapist.

Dua hal itu saja yang dapat Anda lakukan jika Anda mengalami keluhan nyeri pinggang yang berulang dan tidak menetap. Jangan pernah meremehkan keluhan ini karena bisa saja keluhan ini akan menyebabkan porotik atau pengeroposan pada bagian rawan sendi tulang belakang Anda dan lebih sulit ditangani atau bahkan postur Anda mengalami penyimpangan misalnya membungkuk atau menyerupai huruf S atau C. Jika sudah terjadi penyimpangan tulang belakang karena nyeri pinggang, maka akan lebih sulit untuk mengembalikan postur Anda ke arah yang normal. Justru biaya yang Anda keluarkan untuk ini akan lebih banyak lagi. Sebelum keluhan Anda bertambah buruk, ada baiknya segera memeriksakan diri Anda. Baik itu ada atau tidaknya keluhan tersebut kembali menyerang Anda.

Preventif yang perlu Anda lakukan untuk mencegah berulangnya nyeri pinggang, lakukanlah exercise untuk pinggang Anda seperti peregangan, penguatan, dan senam. Secara rutin lakukanlah beberapa gerakan di bawah ini sebanyak 20 kali.


Sayangilah diri Anda dan masa depan tubuh Anda.  Semoga bermanfaat.

Salam fisioterapist....

Thursday, 8 February 2018

Beberapa dari Anda pernahkah mengalami posisi jatuh terduduk? Jika iya, apa yang harus Anda lakukan?

Panggul adalah tulang besar yang berisikan kantong kemih, organ kelamin, organ pencernaan, dan dibalut dengan tulang besar melingkar, dimana pada bagian belakang tersambung dengan tulang belakang yang membentuk ekor dan bagian bawah tersambung dengan tulang paha. Panggul pada wanita sangat elastis yang didesain Tuhan untuk melahirkan. Pada pria tentu lebih kecil.

Pada bagian ekor panggul yang kita sebut tulang ekor, posisinya tidak bergerak, hanya menempel pada ujung tulang panggul. Pada keadaan posisi jatuh terduduk biasanya tulang ekor ini akan mengalami retak atau bahkan patah. Jika jatuh dalam posisi yang tidak terlalu parah maka otot di sekitarnya hanya mengalami lecet.

Jika jatuh terduduk maka sendi panggul akan memberikan mekanisme otomatis untuk mengunci sendi sehingga panggul terasa lebih kaku, sedangkan bagian ekor mengalami nyeri hebat. Tentu Anda harus segera melakukan rontgen untuk memastikan apakah ada retak atau patah pada tulang ekor.

Jika hanya terjadi retak pada tulang ekor, Anda hanya perlu beristirahat, minum kalsium, dan memakai korset. Namun jika terjadi patah tentu harus dilakukan operasi. Jangan pernah mengabaikan keadaan ini dengan pergi mencari alternatif seperti dukun pijat atau dukun tulang.

Sebaiknya lakukan prosedur medis dengan baik. Ada hanya perlu ke dokter. Terjatuh pada posisi duduk, jangan langsung bangkit ke berdiri, rilekslah terlebih dahulu, pelan pelan sedikit membungkukan punggung Anda dan lebih rileks meluruskan kedua kaki dan arahkan kedua tangan belakang dengan posisi duduk berselonjoran. Tenangkan diri Anda, jika keadaan Anda sudah lebih membaik, perlahan berdiri dan berjalan dengan pelan. Di saat itulah Anda meminimalisir kemungkinan patah atau retak pada tulang ekor lebih parah.


Nyeri pinggang bawah seringkali dianggap keluhan yang mudah atau sulit tertangani. Keluhan menjadi sulit jika bagian jaringan yang mengalami gangguan pada saraf atau tulang belakang. Keluhan menjadi mudah tertangani jika hanya mengenai salah satu bagian otot di sekitar pinggang. Untuk bagian otot yang mengalami masalah biasanya hanya diistirahatkan atau diberikan massage ringan maka otot akan kembali membaik dalam beberapa hari. Namun apabila jaringan yang terkena bagian saraf, tulang, bantalan sendi atau kapsul sendi, maka keluhan pinggang ini akan menjadi masalah.

Nyeri pinggang bawah adalah gejala keranjang sampah. Perlu dipastikan secara gamblang dimana letak permasalahan dari nyeri pinggang itu sendiri. Sebagian besar kasus pinggang dikarenakan cidera beraktivitas, berolahraga, mengangkat beban, dan faktor degeneratif. Permasalahan pinggang yang komplek harus dipilah lebih detail agar penyembuhannya dapat maksimal.

Dari sudut pandang Fisioterapi, nyeri pinggang tidak hanya sebatas sakit itu sendiri dan dimana letak permasalahannya. Namun, secara detail dan terperinci berbagai hal yang akan muncul dari keluhan pinggang itu sendiri di antaranya
- terjadi ketidakseimbangan otot postural seperti otot core stability dan lower leg
- terjadi imbalance pelvic movement yang biasanya dikarenakan fase berjalan yang swing untuk menghindari nyeri karena penekanan jaringan yang mengalami problem. Dimana ketinggian pelvic menjadi berbeda dan akan muncul postur scoliosis.
- terjadi kelemahan otot postural dan lower leg yang dapat dilihat dari ketidakmampuan melakukan aktivitas seperti duduk dan berjalan dalam waktu tertentu
- terjadi kompensasi otot lower leg yang ditandai dengan nyeri tarikan dan ketegangan di sepanjang otot paha atas hingga kaki

Sudut pandang ini untuk sebagian besar kasus yang menyertai nyeri pinggang bawah. Seperti halnya dengan HNP lumbal yang dimana terjadi iritasi saraf dikarenakan penekanan bantalan sendi yang bergeser ke depan. Adapun pergeseran bantalan sendi ada 3 grade. Yang dapat ditangani secara konservatif dengan fisioterapi di grade 1 dan 2 yaitu dimana pergeseran hanya sedikit mengiritasi saraf. Walau demikian kasus HNP akut sebagian besar merupakan diskus bulging yaitu di grade 1. Untuk itu penanganannya dapat segera dilakukan dan penyembuhan dapat optimal.

Perbaikan kondisi HNP grade 1 akut ini dilakukan segera dimana hari pertama atau kedua klien mengalami cidera pada bantalan sendinya. Sesegeralah mendatangi fisioterapi yang dapat melakukan penanganan manual therapy. Untuk kasus awal ini, fisioterapi akan melakukan pemeriksaan hingga treatment dengan menyeluruh dan detail.

Adapun sebagian besar treatment ditujukan untuk melakukan mobilisasi pada diskus ke posisi asalnya dengan teknik manual therapy. Setelah itu akan dilanjutkan dengan release otot-otot sekitar pinggang dan lower leg, latihan penguatan otot, hingga pencegahan scolisos. Treatment ini serta merta akan maksimal jika klien mengikuti instruksi fisioterapis untuk home exercise.

Butuh berapa lama untuk pulih dari kondisi HNP lumbal ini? Untuk kasus akut perbaikan maksimal dalam 1 minggu hingga 3 minggu, dimana klien turut mengikuti instruksi fisioterapis untuk home exercise. Durasi kedatangan klien per 3 kali hingga 5 kali seminggu untuk mengembalikan posisi diskus dan menguatkan otot serta pencegahan scoliosis.

Adapun ciri umum HNP lumbal yaitu klien mengalami kesulitan membungkuk, sulit duduk, suliy berjalan (otot dan saraf serasa tertarik), nyeri tak tertahankan bila menegakkan pinggang dan atau membungkuk, sulit tidur terlentang, dan sulit untuk beraktivitas. Jika Anda mengalami keluhan ini, biasanya setelah Anda mengangkat benda berat, memindahkan barang, dan atau aktivitas olahraga. Segeralah mendatangi Fisioterapi terdekat di kota Anda.


Total Pageviews

Search

Informasi

Jika Anda membutuhkan konsultasi terkait fisioterapi silahkan menghubungi melalui email physio.yuli@gmail.com

Artikel Populer